March 19, 2015

Pulau Nikoi - Ketika Surga Harus Dibayar Mahal

Semua bermula ketika saya sedang 'mondar-mandir' di timeline Facebook. Sebuah artikel dari Indonesia.Travel muncul dengan caption: "Pulau Nikoi yang terletak di timur laut Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, tercatat sebagai satu dari tiga finalis kategori Pengubah Dunia (Earth Changers) dalam pemilihan World Legacy Awards 2015 yang diselenggarakan oleh National Geographic."


Mari sekilas kita lihat penampakan tokoh utama topik kita hari ini... 

*foto-foto diambil langsung dari situs pribadi manajemen Pulau Nikoi.*


© Nikoi.com

© Nikoi.com

Nikoi adalah nama sebuah pulau pribadi seluas 15 hektar yang terletak 8 KM di timur laut Pulau Bintan, Indonesia. Iya, letaknya di Indonesia kok, tenang saja! Namun karena lokasi pulau ini hanya sekitar 85 KM dari Singapura, dapat dipastikan bahwa mostly wisatawan di pulau ini berasal dari negara tetangga alias bukan domestik. Pulau Nikoi yang masih asri ini dijuluki sebagai salah satu pulau menakjubkan yang berada di lepas pantai bersih bebas polusi. Dikelilingi dengan pantai berpasir putih dan karang koral dengan warna-warni spektakuler, serta keberagaman dan garis pantai

Memiliki ketinggian 30 mdpl, pulau ini juga memiliki pemandangan hutan hijau yang subur termasuk pepohonan Banyan asli yang memberikan tempat berlindung untuk habitat burung lokal. Penginapan yang ditawarkan memiliki desain rumah pantai kontemporer khas Indonesia. Berbagai kegiatan yang dapat dilakukan para tamu adalah berenang, berlayar, berselancar, kayak, snorkeling, diving, hopping island, serta pijat dan relaksasi. Pihak manajemen juga menyediakan kolam renang buatan untuk dewasa dan anak-anak. Indoor entertainment yang ditawarkan meliputi lapangan tenis, bar area, dan bioskop mini.

March 09, 2015

Tebing Keraton dan Stone Garden - A Weekend Getaway

Halo, readers! Apa kabar? Semoga baik-baik saja ya, meski dirundung kegalauan dan kesuntukan akibat menumpuknya kerjaan di kantor. Hmmm, memang dua alasan itu yang menjadi salah satu faktor utama dilaksanakannya weekend getaway trip kali ini. Kenapa ke Bandung? Awalnya kami memang berencana main ke Bandung sekaligus menghadiri pernikahan seorang teman satu almamater kampus. Singkat cerita, jadwal berganti ke Plan B sehingga kami baru bisa menyambangi Bandung pada 27 Februari - 1 Maret 2015 yang lalu.


The amazing Stone Garden.

"Kami"? Iya, "kami" consists of aku dan Septiyan Andy Prasetya (read: Asep) yang telah membulatkan tekad untuk kabur ke Bandung selama 3D2N. Aku yang telah membeli dua tiket kereta untuk hari Jumat malam terpaksa merelakan satu tiket seharga Rp100.000,- itu hangus, karena aku harus berangkat duluan ke Bandung untuk tugas kantor. Asep kemudian menyusul sesuai jadwal dari Gambir dan baru tiba di Stasiun Bandung pukul 23.00 WIB. Lucky him for being able to lay down on the seats hahaha~